APA ITU JARINGAN KOMPUTER ???

Posted: Kamis, April 21, 2011 by Sandy Sopiandy in
0

            Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.



B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

           Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.

           Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.


b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

            Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

            Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.

C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :

          Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

a. Topologi Jaringan Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

b. Topologi Jaringan Bintang (Star)

Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

c. Topologi Jaringan Bus

Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)

Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

LEMBAR IV JARINGAN KOMPUTER

Posted: by Sandy Sopiandy in
0




I.                     Tahap pengisian IP Address.
II.                  Tahap Pembuatan Folder Sharing di PC 1.
III.               Tahap Membuka Folder Sharing di PC 2.
IV.                Tahapan Transfer file dari PC 1 Ke PC 2 dengan Menggunakan NetMeeting.

Berikut adalah rincian setiap tahap tersebut :

I.                    Tahap pengisian IP Address.

Pengisian IP Address pada komputer 1 dimulai dengan membuka run lalu ketik “cmd” dan akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini :



Ketik : ping 192.168.0.2

Lalu klik Controll Panel -> Network Conections -> Local Area Network ->Properties



Pilih Internet Prortokol (TCP/IP) lalu klik button Properties, isikan seperti gambar :


        IP Address        :               192.168.0.1
        Subnet Mask     :               255.255.255.0
Lalu klik OK lalu OK kembali.

Pengisian IP Address pada komputer 2 sama seperti apa yang dilakukan pada komputer 1 yang membedakan adalah IP address nya saja.



        IP Address        :               192.168.0.2
        Subnet Mask     :               255.255.255.0

II.                  Tahap Pembuatan Folder Sharing di PC 1.

·           Buka jendela Network Places.

·           Pada Option Menu Network Task klik menu : Set Up a Home or Small Office Network.
Klik Next 2x,

Lalu                        : Select Connection Method
Pilih                                        : This Computer Connect to the Internet Thorough a Residential  Gateway or Through another Computer on Myt Network.
Klik Next.
Isikan                     : Computer Name Example User 1.
·           Klik Next lalu buat Workgroup Name Example MS. Home lalu klik kembali Next.
Pilih                        : Turn On File And Printer Sharing.
Lalu klik Next 2x.              
Pilih                        : Use the Network SteUp disk 1 already have.
Klik Next 2x lalu Ok.

Sistematika seperti ini juga dilakukan pada PC 2, yang membedakan hanyalah nama komputernya saja, yaitu User 2.

  Pilih Folder yang akan disharingkan di PC 1 misalnya pada Folder ‘Master’ Pilih Option Sharing
  and Security.


Pada Jendela Master Properties pilih GroupBox Share this Folder On the Network lalu klik OK.

III.                Tahap Membuka Folder Sharing di PC 2.

Klik Kanan Menu Start -> Explore -> My Netwok Places.
Ketikan pada Addres : \\192.168.0.1 setelah jendela sharing terbuka, cari folder yang telah di Sharing dari PC 1 (User1). Pilih folder tersebut, maka isi file yang di haring kan akan muncul pada jendela PC 2. Lihat gambar di bawah:



IV.                Tahapan Transfer file dari PC 1 Ke PC 2 dengan Menggunakan NetMeeting.

Pastikan bahwa aplikasi Microsoft NetMeeting telah terinstall pada PC 1 dan PC 2.
Lalu Buka aplikasi tersebut dari PC1 dan PC 2.



Dari Aplikasi Microsoft NetMeeting di PC 1, ketikan : \\192.168.0.1




lalu klik Call.

Setelah koneksi dari PC 1 ke PC 2 terhubung, akan muncul laporan :



Net Meeting Incoming Call Klik Accept.
Ini Mengindikasikan bahwa kedua PC telah terhubung.

Selanjutnya, Kita akan melakukan transfer file dari PC 1 ke Pc 2.
Untuk melakukan transfer file,
klik menu File Transfer -> Add File


Setelah jendela Drive Properties terbuka, pilih file yang akan kita transferkan.


Lalu Klik button Sending.
Aplikasi akan menampilkan proses pengiriman pada status bar jendela aplikasi bagian bawah.


Pastikan bahwa file yang dikirim telah terkirim.

Di PC 2 buka file yang telah terkirim.


Dan selesai


PEMBUATAN 2 BUAH KABEL CROSSOVER

Posted: Rabu, April 13, 2011 by Sandy Sopiandy in
0



-          ALAT DAN BAHAN :

1.       UTP CABLE

2.       RJ 45
 
3.       CRIMPING TOOLS

4.       NETWORK CABLE TEESTER


-  

Cross over cable fungsinya untuk menghubungkan PC dengan PC, hub dengan hub, antar switch dengan switch











 
Contoh pengalamatan

Isi PC 1 dengan alamat IP 192.168.0.1
Isi PC 2 dengan alamat IP 192.168.0.2

          Uji Koneksi

  • Masuk CMD di PC satu
  • Setelah muncul c prompt
  • Ketik ping (alamat tujuan)  .. Contoh ping 192.168.0.2
  • Apabila muncul reply from 192.168.0.2 berarti secara system sudah connect
  • Apabila muncul request  time error cek IP Address dan Firewall of destination host   unreacable hardware dan kabel berarti belum connect

LANGKAH – LANGKAH PEMBUATAN CROSSOVER CABLE DENGAN VARIASI UJUNG
  1. Persiapan alat dan bahan
  2. Potong kabel UTP dengan menggunakan crimping tool 
  3. Susun ujung kabel UTP dengan ketentuan sebagai berikut : [ ujung 1 : PO - O - PH - B - PB - H - PC - C ]  dan [ ujung 2 : PH - H - PO - B - PB - O - PC - C ].
  4. SETELAH DISUSUN, potong ujung kabel 1 dan 2  dengan menggunakan crimping tool       untuk menyamakan panjang tiap ujung kabel. 
  5. Masukan ujung kabel 1 dan 2 ke dalam konektor RJ 45. 
  6. Press susunan kabel dan RJ 45 dengan menggunakan crimping tool. 
  7. Gunakan kabel tester untuk menguji susunan koneksi kabel apakah telah sesuai dengan ketentuan. 
  8. Susunan indikator kabel tester yang sesuai dengan crossover cable. [ ujung 1 : 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7  - 8 ] , [ ujung 2 : 3 - 6 - 1 - 4 - 5 - 2 - 7 - 8 ]
  9. Ulang tahap 1 sampai dengan 8 untuk membuat crossover cable yang kedua. 
  10. Hasil pembuatan 2 buah kabel crossover akan digunakan pada praktek selanjutnya yaitu pengalamatan.

Pengalamatan
  1. Pasangkan kedua kabel jaringan tadi ke 2 PC
  2. Atur IP address nya
  3. Double click icon LAN di toolbars
  4. Pilih properties
  5. Pada networking pilih protocol TCP/IP lalu klik properties
  6. Isikan IP address nya 192.168.0.1 dan subnet mask 255.255.255.0 untuk default gateway dikosongkan saja lalu klik OK . Dan lalu OK lagi.
  7. Dan lakukan kembali pada PC 2. Untuk IP address nya 192.168.0.2 dan subnet mask nya 255.255.255.0. Dan default gateway nya juga sama di kosongkan saja.
  8. Setelah selesai, lakukan uji koneksi nya dengan masuk ke CMD lalu ketikkan ping(spasi)alamat IP Address yang akan dituju.
  9. Apabila muncul reply from 192.168.0.2 berarti secara system sudah connect
  10. Apabila muncul request  time error cek IP Address dan Firewall of destination host unreacable hardware dan kabel berarti belum connect
  11. selesai